Teh Kombucha, Minuman Fermentasi yang Mudah Dibuat di Rumah

Pernahkan kamu meminum dan membuat teh Kombucha?

Dalam artikel kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai sensasi meminum teh kombucha. Spesialnya lagi ialah saya meminum teh kombucha buatan sendiri. Sebelum berlanjut, ada baiknya kita mengenal dulu apa itu teh kombucha.

Apa Itu Teh Kombucha?

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi dari bakteri dan ragi yang disebut SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Namun banyak orang mengenal kumpulan bakteri dan ragi (SCOBY) itu adalah jamur kombucha.

Kabarnya Kombucha sudah dikenal lebih dari 2000 tahun sebelum masehi – dan baru masuk ke Indonesia sekitar 1930. Di sejumlah daerah Indonesia seperti Jawa Timur dan Jawa Timur, kombucha dikenal dengan nama Jamur Dipo atau Jamur Benteng.

Baca juga: Menyeduh Mugicha, Teh Jelai Jepang yang Menyegarkan

Namun harus teman-temen ketahui bahwa jamur di sini bukan arti sebenarnya. Pasalnya sebagaiamana saya singgung di atas bahwa ini adalah kumpulan bakteri dan ragi yang hidup berkoloni membentuk kultur seperti gelatin.

Bentuk dari SCOBY atau jamur kombucha ini seperti nata de coco atau jelly. Memiliki warna putih kecoklatan, kenyal dan mengandung banyak air. SCOBY atau jamur kombucha ini merupakan bahan utama yang meski dimiliki jika ingin membuat kombucha.

Teh Kombucha Fermentasi SCOBY

Mencicipi Teh Kombucha

Saya pertama kali mencicipi kombucha dari oleh-oleh kawan selaku pengembara café ke cafe. Rasa minuman ini asam, sedikit manis, segar dan makin segar jika dalam kondisi dingin. Memiliki warna kecoklatan karena memang salah satu bahannya adalah air teh.

Kemudian saya kembali mencicipi teh kombucha dari oleh-oleh yang dibawa ibu dari temannya. Kabarnya teh kombucha ini dibuat sendiri oleh teman ibu, karena dia memiliki jamur kombucha.

Berawal dari itu saya minta ke ibu untuk membawakan jamur kombucha atau SCOBY dari temannya, karena saya penasaran ingin membuatnya sendiri.

Membuat Teh Kombucha

Buat Teh Kombucha Scoba

Berbekal kemampuan seadanya dan infomari dari Google saya mencoba membuat teh kombucha. Dari penelusuran tersebut bahwa dikatakan pembuatan teh kombucha sangat mudah.

Pada prinsipnya adalah mencampurkan teh manis dingin dengan SCOBA. Lalu tunggu selama 7 sampai 14 hari.

Bahan-Bahan Membuat Teh Kombucha

Pertama adalah air, usahakan kamu tidak memakai air mineral kemasan. Hal ini sebagai antisipasi jika ada bahan-bahan air mineral yang akan mengganggu citarasa teh Kombucha. Sangat dianjurkan menggunakan air tanah atau sumur yang direbus.  

Kedua teh secukupnya, kamu bisa menggunakan berbagai varian teh mulai dari teh hijau, hitam, putih, dan sebagainya. Namun jika ingin merasakan hasil heh kombucha rasa original, saya sarankan pakai teh hijau.

Baca juga: Lahang, Minuman Manis Sarat Manfaat

Ketiga gula pasir, ini dibutukan untuk membuat teh manis. Pasalnya SCOBY hidup dan berkembang dengan cara memakan kandungan glukosa pada gula.

Terakhir, yang paling penting adalah SCOBA atau jamur kombucha. Kamu bisa mendapatkan SCOBY atau jamur kombucha di market place atau di petani kombucha.  

Alat-Alat Membuat Teh Kombucha

Alat-alat yang diperlukan terdiri dari panci untuk memasak air. Kemudian toples atau gelas berbahan kaca, sebagai tempat menyimpan the kombucha.

Dipilihnya bahan kaca sebagai antisipasi agar tidak memengaruhi cita rasa atau kandungan yang ada di kombucha.

Terakhir kain dengan pori-pori besar seperti kelambu dan karet gelang atau tali.

Cara Membuat Teh Kombucha

Pertama masak air hingga matang. Ini bukan pantun kawan. Tunggu hingga air mendidih dan masukan teh dan gula secukupnya. Setelah itu diamkan teh manis hingga dingin atau suhu ruangan.

Kemudian masukan air teh manis yang sudah matang ke dalam toples kaca. Lalu masukan SCOBA atau jamur kombucha ke dalamnya.

Tutup toples itu dengan kain yang berpori-pori. Tidak boleh ditutup kedap udara karena proses fermentasi Kombucha memerlukan udara.

Ikat kain itu dengan karet gelang. Lalu simpan toples di tempat aman yang memiliki sirkulasi baik. Hindari terkena sinar matahari secara langsung. Setelah itu diamkan selama 7 sampai 14 hari.

Baca juga: Apa yang Buat Nasi Goreng Dendeng Lemak Tiarbah Enak?

Selama fermentasi toples tidak boleh terguncang. Setelah 14 hari, kamu bisa mencicipnya teh kombucha ini.

Pastikan juga ketika memanen kamu memisahkan jamur kombuchanya lebih dulu dan jangann dipegang dengan tangan secara langsung. SCOBA itu pun masih bisa digunakan untuk fermentasi berikutnya. Adapun tanda jika SCOBA tidak bisa digunakan lagi ketika sudah berwarna cokelat tua.

Manfaat Teh Kombucha

Berdasarkan artikel yang beredar di internet, teh Kombucha memiliki sejumlah manfaat seperti sebagai pendetox tubuh, yakni mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh.

Selain itu, teh kombucha ini dapat meningkatan antibodi, melancarkan pencernaan, mengurangi sakit saat Hadi, dan menyembuhkan penyakit ringan seperti maag, insomnia, asma dan lainnya.

Bisnis Teh Kombucha?

Setelah bisa membuatnya sendiri tentu saya menjadi penasaran untuk membisniskannya. Karena bukan tidak mungkin teh kombucha akan hitz sebagaimana kopi sekarang. Namun saya masih harus memperbaiki cita rasa kombucha yang dibuat, agar memiliki standar yang layak di jual belikan.

Menutup artikel ini saya ucapkan terima kasih telah berkunjungn, meluangkan waktu untuk membaca dan jika kamu punya pengalaman terkait teh kombucha bisa ditumpahkan di kolom komentar.

Tak lupa saya pun sedikit mendokumentasi cara membuat teh kombucha lewat video yang bisa disaksikan di bawah ini atau di channel YouTube saya. Subkrie gais, ikan tomat makan hiu.

Share your love
Rulfhi Alimudin
Rulfhi Alimudin

Pekerja teks komersial dan penggambar rumah. Berminat sejarah, sastra, sepakbola dan properti.

Articles: 164

6 Comments

  1. Belum pernah. Malahan baru tahu di sini hehelumayan lama juga ya proses pembuatannya ternyata. Tapi manfaatnya bagus juga bisa mengeluarkan racun yang ada di tubuh. Jadi pengen coba.

    Btw, kemana aja kang baru update lagi? udah lama gak baca tulisan di blog ini. Jangan lupa subrek juga punya saya ya heheh

  2. Iya, mungkin akang mulai tertarik untuk coba bikin sendiri. Saya udah 3 kali panen lah dan setiap panen beda² rasanya karena sengaja saya panen di usia yang berbeda, ada yang pas 14 hari, lebih atau pun kurang.Iya kang, kemarin ada kesibukan kerjaan yang mesti fokus digarap demi target. Sudah saya subrek juga kang :).

Leave a Reply