Mengenal Kopi Long Black dan Bedanya dengan Americano

Pesan Long Black di kedai kopi dan kamu akan mendapatkan kopi hitam yang mungkin terlihat mirip dengan Americano pada pandangan pertama. Namun, gali lebih dalam, dan kamu akan menyadari ada perbedaan.

Sama seperti Americano, kopi hitam ini adalah minuman berbahan dasar espresso. Bahan-bahannya sama di keduanya, yakni espresso dan air panas. Namun perbedaannya terletak pada persiapannya.

Inilah penjelasan Long Black, apa yang membuatnya unik, dan cara membuatnya.

Beda Long Black dan Americano

minum kopi hitam aesthetic long black americano

Long Black adalah minuman kedai kopi yang populer di Australia dan Selandia Baru.

Merujuk Perfect Daily Grind, di Australia dan Selandia Baru, Long Black secara tradisional dibuat dengan menuangkan espresso atau ristretto dua gelas ke atas 100 hingga 120ml air panas dari mesin espresso.

Perbedaan utama antara Americano dan Long Black adalah bagaimana air panas dicampur dengan espresso. Jika Americano dibuat dengan menuangkan air panas di atas espresso, kebalikannya berlaku untuk Long Black.

Dengan menuangkan espresso di atas air panas, minuman tersebut mempertahankan lebih banyak crema, lebih banyak daripada biasanya untuk Americano.

Biasanya, Long Black juga dibuat dengan air yang lebih sedikit daripada Americano. Oleh karena itu lebih pekat, artinya rasa espresso lebih terasa. Jangan disalahartikan sebagai lungo, yang merupakan suntikan espresso yang diekstraksi dengan air lebih banyak dari biasanya.

Seperti namanya, Long Black umumnya dinikmati tanpa susu. Air yang ditambahkan memungkinkan rasa kopi terbuka dan menonjolkan karakteristik biji kopi dan profil sangrai, dan kamu dapat menikmati kopi lebih lama.

Di luar Australia dan Selandia Baru, minuman ini biasanya diiklankan di menu kafe dengan nama yang berbeda.

Baca juga: 18 Jenis Minuman Kopi Paling Populer

Tips Membuat Long Black

gong yoo specialty coffee

Long Black dimaksudkan untuk dinikmati. Ini secara tradisional diminum tanpa susu, yang berarti bahwa rasa dari campuran espresso yang mendasarinya lebih terlihat daripada di Cappuccino atau Flat White.

Untuk alasan ini, penting bagi kamu untuk menggunakan kopi berkualitas baik.

Selain menambahkan rasa atau susu lain, kamu juga dapat mengubah espresso itu sendiri untuk memberi minuman rasa yang berbeda. Salah satu variasi tersebut melibatkan penambahan kopi yang lebih terkonsentrasi, gaya double ristretto ke dalam air.

Dengan menambahkan kopi yang lebih pekat, Long Black akan menjadi lebih berani, kurang asam, dan memiliki rasa yang sedikit lebih “sirup” di mulut.

Meski membuat Long Black relatif sederhana, seperti halnya minuman apa pun, kamu harus berhati-hati. Menuangkan espresso di atas air yang terlalu panas akan mempengaruhi rasa. Ini juga berarti bahwa pelanggan harus menunggu minuman mereka menjadi dingin, dan tidak dapat langsung menikmatinya.

Rekomendasi penggunaan air yang dipanaskan hingga sekitar 70°C. Ini memberikan Long Black semacam kejernihan rasa yang lebih besar dan hasil akhir yang bersih.

Ini juga akan membuat minuman tetap manis, dan membantu mempertahankan lapisan krema di atasnya. Jika air terlalu panas saat espresso dituangkan, crema akan lebih cepat hilang.

Long Black mungkin tampak mirip dengan kopi hitam berbasis espresso lainnya, tetapi metode penyiapannya yang unik memberikan rasa yang membedakannya dari Americano.

Mengetahui apa yang membuatnya unik akan membantu kamu memahami kenapa kopi hitam ini menarik. Mungkin peminum kopi hitam yang menginginkan sesuatu yang sedikit berbeda, atau seseorang yang mencari alternatif selain Americano.

Apa pun itu, pengetahuan ini akan membantu kamu membuat atau menikmati Long Black berkualitas.

Share your love
Arif Abdurahman
Arif Abdurahman

Pekerja teks komersial asal Bandung, yang juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan otaku yang punya minat pada psikologi, sastra, dan sejarah.

Articles: 266

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *