Apa Itu Latte Factor?

David Bach, seorang penulis finansial, adalah yang menciptakan istilah dan frase trademark “Latte Factor” ini. 

Artinya pengeluaran kecil sehari-hari yang menguras dompet kita. Yang jika dihilangkan benar-benar dapat memberi kita simpanan uang yang signifikan, dan mungkin akan mengejutkan kita. 

Mungkin kamu juga sering mendengar soal ungkapan bahwa generasi milenial dan ke bawahnya sulit beli rumah karena keseringan minum kopi.

Latte Factor dan Finansial

latte factor david bach

Alasan kenapa disebut Latte Factor, karena analoginya adalah konsumsi kopi harian kita, yang kelihatan sepele tapi jika ditotal sebenarnya begitu menguras.

Perumpaan latte yang seharga Rp50.000 di Starbucks. Jika dihitung maka akan ada Rp1.500.000 per bulan penghasilan kita yang terkuras. Apakah kita ingin menghemat tambahan Rp1.500.000 per bulan? Berapa nilai Rp1.500.000 per bulan 10 tahun dari sekarang? Dengan 10%, kita akan memiliki tambahan Rp300.000.000 dari Latte Factor saja.

Selama 25 tahun, lima puluh ribu sehari akan memberi kita lebih dari Rp1.850.000.000. Sungguh menakjubkan bagaimana perbedaan kecil setiap hari dapat membuat dampak besar dari waktu ke waktu.

latte factor korea girl cafe

Latte Factor adalah tentang menjadi sejahtera dengan penghasilan kita saat ini. Intinya adalah kestabilan finansial tidak ada hubungannya dengan pendapatan dan lebih berkaitan dengan pilihan gaya hidup yang cerdas.

Keputusan keuangan hari ini benar-benar memengaruhi masa depan keuangan kita secara besar-besaran.

Share your love
Arif Abdurahman
Arif Abdurahman

Pekerja teks komersial asal Bandung, yang juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan otaku yang punya minat pada psikologi, sastra, dan sejarah.

Articles: 264

Tinggalkan Balasan